Masukkan E-Mail Anda Untuk Berlangganan Artikel GRATIS...!! :

Delivered by FeedBurner

Jumat, Juli 02, 2010

5 Penjara Tersadis di Dunia

. Jumat, Juli 02, 2010

1.Carandiru Prison: (brasil)

Penjara ini sempat menghebohkan Brasil juga dunia ketika pecah kerusuhan besar di penjara tersebut tahun 1992. Tragedi pembantaian masal yang melibatkan polisi setempat. Ratusan korban berjatuhan, 103 (ada yg menyebut 111 napi) di antaranya tewas terbunuh.
Tragedi Caradiru bermula dari meletusnya perang antar gank di penjara tersebut, yang melebar hingga melibatkan banyak narapidana. Polisi kemudian mendatangkan bala bantuan. Sebenarnya saat itu banyak napi telah menyerah dengan melemparkan senjata mereka . mereka meminta perlindungan polisi. Namun dijawab polisi dengan menembaki mereka.

Perlakuan brutal dari pihak kepolisian memicu protes di mana-mana, tak terkecuali Amnesty Internasional yang mengkampanyekan penjara tersebut ditutup tahun 2002. Amnesty Internasional melaporkan telah terjadi pelanggaran hak-hak azasi manusia di sana yang tak bisa ditolerir lagi. Bukan itu saja fasilitas penjara juga sedemikian buruk sehingga menyebarkan penyakit mematikan.Pada masa itu Kepala Kepolisian Metropolitan Sao Paulo adalah Ubiratan Guimaraes, dia dianggap orang yang paling bertanggungjawab meletusnya tragedi ini. Kasus yang menimbulkan kemarahan dunia ini membawa Guimaraes ke kursi pesakitan. Ia sempat diadili dengan tuduhan pembunuhan terhadap 102 orang.


Namun Pengadilan kemudian membebaskan Guimaraes karena yg bersangkutan mengatakan polisi melakukan itu karena ditembaki. Pemerintah Brasil menganggap bahwa tragedi itu terjadi bukan tanggung jawab pihak kepolisian.

2.San Quentin Prison: (san quentin, california)

Tahun 1930an, pengelolaan penjara ini sarat dengan korupsi, sampai akhirnya muncul direktur baru Clinton Truman Duffy yang melihat kondisi tak manusiawi dari penjara ini, memutuskan melakukan perbaikan di tahun 1940 an.

Tapi sebelum masuknya direktur baru, penjara ini dikenal sangat tidak manusiawi memperlakukan para napi, khususnya yang masih baru. Kepala mereka dibotaki dan dipaksa memakai seragam yang diberi nomor, mereka makan dengan wadah ember-ember. Menghuni sel sempit tanpa diberi lampu.
Di sini nyawa tidak ada harganya. Kerusuhan antar ras kerap terjadi. Rasio antara penjaga penjara dan napi tidak sebanding, itu sebabnya banyak hal terjadi diluar kontrol.

3. Diyarbakir Prison: (turki)

Penjara ini disebut sebagai penjara terkejam di turki di mana segala kebrutalan dan kesadisan begitu lumrah terjadi. Dari 1981 sampai 1984, 34 orang tawanan tewas karena penyiksaan berlebihan, baik jiwa maupun fisiknya.

Belum lagi kasus penyimpangan seksual yang merajalela. Para napi sebenarnya telah melakukan protes terhadap pengelolaan penjara. Mereka melakukan mogok makan, bahkan membakar diri sendiri sebagai bentuk protes, namun tidak berhasil.
Fasilitas penjara ini sangat mengerikan dan jauh dari standar. Di sini pernah terjadi peristiwa menggegerkan di mana anak-anak dijebloskan di sini dan mendapat hukuman penjara seumur hidup. Kejahatan terhadap kemanusian sepertinya menjadi peristiwa biasa saja. Tak heran penjara ini masuk dalam salah satu penjara yang paling menyeramkan di dunia.

4. La Sante Prison: (paris, perancis)

Seperti penjara “maut” lainnya, di sini pun nyawa manusia tak berharga. Perlakuan brutal merajalela. Kesewenangan pengelola penjara membuat kehidupan napi benar-benar tidak berharga. Banyak napi akhirnya menjadi gila. Sel-sel penjara yang penuh kutu dan tikus, semakin membuat napi stress.

Sungguh ironis dengan arti kata ‘”La Sante” yang berarti health (kesehatan) dalam bahasa Inggris. Karena pada kenyataannya hidup di sana sungguh tidak sehat. Perbudakan antar sipir ke napi, napi ke sesama napi, sudah menjadi biasa. Kasus perkosaan antar sesama napi sangat tinggi dan terjadi setiap hari.
Tak heran kalau banyak napi tak tahan akhirnya bunuh diri, atau menjadi gila. Sepanjang tahun 2002 dikabarkan terjadi 122 kasus bunuh diri napi. Disusul 73 napi pada pertengahan 2003. Kecenderungan bunuh diri ini kemungkinan karena kondisi hidup yang mengerikan di sana.
Penjara yang terlalu padat, fasilitas minim, serta aneka kekerasan yang terjadi di sana, diduga sebagai pemicu tindakan bunuh diri.

5. Guantanamo Prison: (kuba)

Penjara Guantanamo adalah kompleks penjara militer di bawah Joint Task Force Guantanamo (JTF-GTMO) dan menempati sebagian dari pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Teluk Guantanamo yang luasnya 117 km per segi.

Kamp tahanan paling mengerikan itu dioperasikan pihak Amerika sejak Januari 2002. Lokasinya berada tepat di kepulauan yang menyatu dengan Kuba. Area camp tahanan Guantanamo terdiri dari 3 camp yaitu Camp Delta, Camp Iguana, dan Camp X-Ray (yang sudah lebih dahulu ditutup) yang merupakan instalasi militer AS.
Jumlah seluruh tahanan yang ada di dalam “Camp X-Ray” diperkirakan 660 orang. Mereka berasal dari 44 negara, semua terkait dengan tuduhan sebagai bagian dari “terorisme” internasional. Sebagian besar adalah pejuang al-Qaeda dan Taliban yang ditangkap di Afghanistan. Dan para teroris yang dicurigai Amerika melakukan penyerangan terhadap gedung WTC pada tanggal 11 September 2001 silam.

Banyak narapidana yang di jebloskan tanpa proses pengadilan, belum terbukti keterlibatannya dengan tindakan terorisme harus mendekam di dalam sel-sel gelap Guantanamo untuk mengalami penyiksaan yang sangat tidak manusiawi. Jika Amerika sudah menunjuk bahwa dia adalah teroris maka dialah teroris dan hampir seluruh dunia merestuinya

Laporan TIME pernah menyebutkan, tahanan di Guantánamo diperlakukan semena-mena. Setiap tahanan baru langsung mendapat jatah celana pendek, celana panjang, dan 2 kaos, semua berwarna oranye menyolok, alas kaki untuk mandi, handuk, pasta gigi, shampo, sajadah, topi haji warna putih, sebuah Al-Qur'an, dan alas tidur tanpa bantal.
Tahanan hanya diberi jatah mandi selama 2 kali dalam seminggu. Itupun, hanya 20-30 menit. Begitu tidak manusiawinya perlakuan di penjara ini, sudah terjadi lebih dari 28 kali usaha bunuh diri, tidak satupun berhasil, tapi satu orang diantaranya kini masih koma dengan jaringan otak yang rusak. Guantanamo memang telah di tutup, namun kisah kekejaman sadis yang pernah terjadi disana tidak akan mudah terhapus.

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4409106

Artikel Terkait




 

Ponsel Terbaru

My Alexa Rank

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

FEEDJIT Live Traffic Feed

www.anam78.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com