Masukkan E-Mail Anda Untuk Berlangganan Artikel GRATIS...!! :

Delivered by FeedBurner

Minggu, Februari 08, 2009

Membina Kerukunan Antar Warga dan Tetangga

. Minggu, Februari 08, 2009

Kalau kita melihat kejadian di media masa, banyak sekali perkelahian antar warga. Kejadian ini sebenarnya bukan hal yang baru, Tetapi sudah ada sejak Orde Baru. Hanya saja setelah era reformasi, kejadian ini nampak kembali.

Kalau kita tinjau memang banyak faktor yang menyebabkan terjadinya perkelahian antar warga. Bisa terjadi karena sulitnya mencari lapangan pekerjaan, sulitnya mencari penghidupan atau hasil kerja yang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari - hari. Bisa juga terjadi karena kecemburuan social dimana tetangga yang lain lebih mampu dan terpandang dari pada dirinya. Atau juga bisa terjadi karena keadaan politik, dimana adanya unsur perbedaan politik antara tetangga satu dengan tetangga yang lain, ini biasanya terjadi ketikan menjelang di laksanakannya PEMILU. Tidak hanya itu saja, perkelahian antar tetangga terjadi karena masyarakat kurang mengenyam pendidikan yang matang.

Nah untuk membina kerukunan antar warga dan mencegah terjadinya perkelahian antar warga haruslah dimulai dari kita sendiri. Kerukunan, Ketertiban, kesehatan antar tetangga atau pun antar desa merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga kestabilan hidup berbangsa, juga factor vital bagi kelangsungan kehidupan semua orang yang normal. Apalah artinya kekayaan yang kita punya, jika ingin keluar rumah saja kita harus was - was. Ketika juga tidak akan tenang jika anak kita hendak berangkat sekolah atau bermain bersama teman - temannya jika kerukunan antar warga tidak terjalin.

Sebenarnya kerukunan yang kita harapkan ini adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pihak berwajib atau pihak keamanan desa atau bukan hanya kaamanan tokoh masyarakat dan tokoh agama, tetepi juga merupakan tanggung jawab pribadi masing - masing. Apa yang kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup tetap membutuhkan orang lain, ketika rumah kita yang bocor, pintu yang rusak kita ambil tenaga dari tetangga kita atau tetangga kampung kita, beli bensin untuk motor kita yang selalu ke pompa bensin tak ada salahnya ke pom eceran tetangga desa kita, memperbaiki perabotan, dan juga membeli jasa pijat badan untuk kita tidak selalu kepanti pijat, tetapi tak ada salahnya membutuhkan tenaga tukang pijat dari tetangga kita. Nah itulah hidup tidak selalu dipandang dari segi ekonomisnya, untung dan ruginya, tetapi mengandung segi social dan keseduluran / nilai persaudaraan yang utama , yang akan kita bina dan senantiasa kita pupuk bersama.

Artikel Terkait




 

Ponsel Terbaru

My Alexa Rank

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

FEEDJIT Live Traffic Feed

www.anam78.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com